.quickedit{display:none;}

Sabtu, 15 Maret 2014

kasih sayang terhadap anak-anak


bismillahhiRRahmaniRRahim
Sesungguhnya ORang-ORang yang beRiman dan beRamal saleh, kelak Allah Yang Maha PemuRah akan menanamkan dalam (hati) meReka Rasa kasih sayang.
[QS. MaRyam (19) : 96]
Salah satu kemuliaan ahlak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah Rasa kasih sayang teRutama kepada anak-anak. Kisah tentang Rasulullah Saw. beRsama anak adalah kisah tentang kasih-sayang. Ia memendekkan shalatnya ketika mendengaR tangis anak. KaRena anak pula, Rasulullah Saw. peRnah beRsujud sangat lama. Begitu lamanya Rasulullah Saw. beRsujud sampai-sampai paRa sahabat mengiRa Rasulullah Saw. sedang meneRima wahyu daRi Allah ‘Azza wa Jalla. Padahal yang teRjadi sesungguhnya adalah, ada cucu yang menaiki punggungnya.
BeRikut bebeRapa hadist yang menggambaRkan Rasa kasih sayang yang ditunjukkan dan dicOntOhkan Oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam teRhadap anak-anak:
MenggendOng Hadits Riwayat Abdullah bin Ja`faR Ra. ia beRkata: 
Apabila Rasulullah saw. pulang daRi suatu bepeRgian, biasanya beliau disambut Oleh anak-anak anggOta keluaRganya. Satu haRi beliau pulang daRi bepeRgian dan aku lebih dahulu menyambut beliau. Lalu aku digendOng beliau. Kemudian salah seORang anak Fathimah menyambutnya. Diapun digendOngnya di belakang. Kemudian kami beRtiga memasuki kOta Madinah di atas binatang tunggangan.
DiRiwayatkan pula ketika Beliau Shallahu ‘Alaihi Wa Sallam sedang shalat, beliau menggendOng Umamah binti Zainab binti Rasulullah SAW, anak daRi Abi Al Ash bin aR Rabi’. Jika beliau SAW beRdiRi beliau menggendOngnya dan jika beliau sujud beliau meletakkannya. [HR BukhaRi Muslim]
Mencium
Hadits Riwayat ‘Aisyah bintu Abu BakR Radhiallahu ‘anhuma ia beRkata: 
"Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam peRnah mencium Al-Hasan bin ‘Ali, sementaRa Al-AqRa’ bin Habis At-Tamimi sedang duduk di sisi beliau. Maka Al-AqRa’ beRkata, "Aku memiliki 10 anak, namun tidak ada satu pun daRi meReka yang kucium." Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memandangnya, lalu beRsabda, "Siapa yang tidak menyayangi, maka dia tidak akan disayangi." (Shahih, HR. Al-BukhaRi nO. 5997 dan Muslim nO. 2318)
Hadits Riwayat ‘Aisyah bintu Abu BakR Radhiallahu ‘anhuma ia beRkata:
"SeORang ARab gunung datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, kemudian mengatakan, "Kalian biasa mencium anak-anak, sedangkan kami tidak biasa mencium meReka." Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan, "Sungguh aku tidak memiliki kuasa apa pun atasmu jika Allah mencabut Rasa kasih sayang daRi qalbumu." (Shahih, HR. Al-BukhaRi nO. 5998 dan Muslim nO. 2317)
Tidak MaRah
Ummul Mu’minin Sayyidatuna Aisyah R.a beRkata:
” Anak-anak kecil di datangkan kepada Nabi Shallahu ‘Alaihi Wa Sallam, maka Beliau beRdOa untuk meReka. PeRnah juga seORang anak kecil yang di bawa kepada beliau kencing di baju beliau. Kemudian beliau meminta aiR dan menuangkan aiR pada kain yang teRkena kencing dan tidak mencucinya.” [H.R BukhaRi]
Mencintai
Rasulullah Saw. peRnah beRsabda, “Cintailah anak-anak dan sayangilah meReka. Bila menjanjikan sesuatu kepada meReka, tepatilah. sesungguhnya yang meReka ketahui hanya kamulah yang membeRi meReka Rezeki.” (HR. Ath-Thahawi).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar